Daerah Istimewa Yogyakarta
SLEMAN – Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan menjadi landasan utama Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknologi Pengolahan Produk Plastik & Karet (HMP Plastik & Karet) Politeknik ATK Yogyakarta dalam menggelar kegiatan Bakti Sosial pada Sabtu (4/4/2026). Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini berlangsung penuh keceriaan dan sarat akan makna edukasi.
Kegiatan diawali dengan penyerahan donasi secara simbolis kepada pihak penerima manfaat. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai hasil penggalangan dana internal mahasiswa. Penyerahan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk solidaritas mahasiswa Politeknik ATK untuk meringankan beban sesama dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar.
Berbeda dengan bakti sosial pada umumnya, mahasiswa Himpunan Plastik & Karet membawa ciri khas keilmuan mereka ke lokasi kegiatan. Melalui sesi Pemanfaatan Limbah Plastik, mahasiswa mengajak peserta untuk mengubah sampah plastik menjadi media seni melalui kegiatan melukis bersama.
Limbah plastik yang tadinya tidak bernilai, diubah menjadi karya seni yang indah dan menarik. Selain mengasah kreativitas, aktivitas ini bertujuan memberikan edukasi dini tentang pentingnya manajemen limbah dan konsep upcycling (mendaur ulang dengan nilai tambah).
Suasana semakin meriah saat memasuki sesi ice breaking. Gelak tawa pecah ketika mahasiswa dan para peserta terlibat dalam berbagai permainan kecil yang dirancang untuk mencairkan suasana. Sesi ini berhasil membangun kedekatan emosional, membuktikan bahwa perbedaan usia dan latar belakang bukan penghalang untuk berbagi kebahagiaan.
Kegiatan pun diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas momen kebersamaan yang telah terjalin selama dua jam tersebut.
Bagi para mahasiswa, kegiatan ini lebih dari sekadar agenda tahunan. Ini adalah ajang belajar di luar kelas yang nyata. Mahasiswa belajar tentang empati, manajemen acara, hingga cara mengomunikasikan ilmu lingkungan secara sederhana kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari pengabdian kami. Kami ingin ilmu tentang plastik dan karet yang kami pelajari di kampus tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga bisa memberikan manfaat dan kesadaran lingkungan bagi orang lain,” ujar salah satu perwakilan Himpunan Plastik & Karet.
Dengan semangat kepedulian yang tinggi, Bakti Sosial 2026 ini diharapkan menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi masyarakat dan lingkungan, serta membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang kuat.







